Siswa Sekolah Di Jailolo Antusias Menonton Video Animasi Gempa

Sejumlah siswa Sekolah dasar dan menengah di Jailolo, Halmahera Barat antusias menonton video animasi gempa bumi saat penyuluhan Mitigasi Bencana Geologi yang dilakukan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) ke beberapa Sekolah. Para siswa itu juga nampak aktif membaca bahan penyuluhan, bertanya, dan diskusi dengan temannya. Menanggapi hal tersebut Tim PVMBG,  akan lebih memprioritaskan kegiatan penyuluhan kepada anak anak di sekolah.

siswadisekolahjailoloantusiasmenontonvideoanimasigempabumi
Pemaparan materi gempa bumi dilanjutkan dengan permainan dan simulasi untuk para siswa

Kegiatan Penyuluhan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan mitigasi bencana geologi di Halmahera Barat yang berlangsung pada  (25/07-02/08/).  Badan Geologi melalui PVMBG mengirim Tim Penyuluhan Gempa bumi ke sejumlah sekolah di Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, bekerja sama dengan BPBD Halmahera Barat. Penyuluhan gempa bumi termasuk dalam kegiatan mitigasi untuk mengurangi risiko bencana dalam rangka penyadaran dan peningkatan kemampuan dalam menghadapi ancaman bencana sesuai dengan Permen ESDM No. 11 Tahun 2016.

siswadisekolahjailoloantusiasmenontonvideoanimasigempabumi1
Siswa SDN 2 Jailolo sedang membaca poster antisipasi gempa bumi saat sesi permainan
     
Kabupaten Halmahera Barat dipilih menjadi daerah sasaran penyuluhan karena termasuk dalam kabupaten rawan gempa bumi dan tsunami yang tercatat dalam sejarah pernah mengalami gempa bumi merusak. Gempa merusak terakhir yang dialami Kabupaten Halmahera Barat, yaitu gempa bumi tanggal 24 Februari 2016 dengan Magnitudo 5.1 yang berpusat di wilayah Jailolo. Goncangan gempa dirasakan hingga skala intensitas V-VI MMI dan berdampak kerusakan ratusan bangunan serta korban luka ringan di empat desa, yaitu Desa Idamdehe, Idamdehe Gamsungi, Saria, dan Bobo.

siswadisekolahjailoloantusiasmenontonvideoanimasigempabumi2
Berfoto bersama setelah selesai kegiatan penyuluhan gempa bumi di SMPN 1 Jailolo
     
Untuk permainan membutuhkan kondisi kelas yang kondusif dengan meja belajar, dan permainan terbukti dapat menguji pemahaman serta memperkuat penyerapan peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Kegiatan penyuluhan berjalan efektif, namun dikarenakan keterbatasan waktu dan tenaga penyuluh, kegiatan penyuluhan hanya dapat mencapai ke tujuh sekolah. Saran untuk pemangku kepentingan agar ke depannya  dimasukan materi antisipasi gempa bumi dalam kurikulum terutama untuk sekolah yang terletak di daerah rawan gempa bumi, karena masih minimnya ilmu dalam mengantisipasi gempa bumi sebelum dilaksanakan penyuluhan.

siswadisekolahjailoloantusiasmenontonvideoanimasigempabumi3
Tim Penyuluh berkoordinasi dengan Bupati dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Halmahera Barat
 
Dalam pertemuan itu diharapkan semua pihak semakin memiliki kesadaran dalam mitigasi bencana geologi dengan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Untuk itu Bupati dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Halmahera Barat sepakat bahwa pengetahuan kebumian harus dikenalkan sejak dini.  Menyinggung tentanga Payung hukum berupa undang-undang dan peraturan pemerintah sepakat untuk mematuhinya. Kesadaran mematuhi aturan dan ketegasan menjalankan rekomendasi yang dikeluarkan oleh instansi berwenang akan menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam mitigasi.
 
Artikel      : Wieke Pratiwi
Foto oleh  : Amalfi Omang

<Berita Terkini>