Menteri Ignasius Jonan Kirim 6000 Masker Untuk Masyarakat Sekitar Gunung Sinabung

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan mengirimkan 6.000 masker untuk masyarakat yang berada di sekitar Gunung Sinabung.  Masker diterima pada (05/08/17) oleh petugas Pos Pengamatan Gunung Sinabung di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat pada pukul 16:20 WIB. Menurut rencana minggu pagi Masker akan diserahkan kepada Bupati atau BPBD Karo.
 
Bantuan masker dari Menteri ESDM ini untuk mengurangi dampak buruk abu vulkanik akibat letusan yang terjadi pada (02/08/17). Letusan Gunung Sinabung tersebut melontarkan abu vulkanik hingga mencapai ketinggian 2000-3000 meter dari puncak gunung. Arah letusan yang condong ke Selatan menghasilkan abu vulkanik yang menyelimuti Simpang empat, Gajah, dan Kecamatan Namanteran serta Kota Kabanjahe.
menterienergidansumberdayamineralkirim6000maskeruntukmasyarakatsekitargunungsinabung menterienergidansumberdayamineralkirim6000maskeruntukmasyarakatsekitargunungsinabung1
Masker bantuan Menteri ESDM Ignasius Jonan untuk masyarakat sekitar Gunung Sinabung

Ini salah satu bentuk kepedulian Jonan sebagai Menteri ESDM, sesuai dengan pesannya kepada para pengamat saat temu wicara pada (11/06/17) di Jogjakarta, “Para pengamat harus lebih dekat dengan masyarakat”
Setelah istirahat selama kurang lebih 1200 tahun, tiba tiba Sinabung meletus pada (28/08/10), saat itu juga gunung api yang semula berada di Kelas B naik ke Kelas A. Gunung Sinabung yang bertipe strato itu dengan tinggi 2.460 meter adalah gunung tertinggi di Sumatera Utara. Gunung api di Kabupaten Karo yang letaknya berdekatan dengan Kota Kabanjahe dan Berastagi itu meletus lagi September 2013. Sejak tahun 2013 itulah, Sinabung mengeluarkan material letusan dengan rata-rata tinggi letusan mencapai 2000 meter seperti yang terjadi selasa pada (02/08/17).
 menterienergidansumberdayamineralkirim6000maskeruntukmasyarakatsekitargunungsinabung2
Ego Syahrial didampingi Kasbani saat Koordinasi di ruang kerja Bupati, Rabu (24/05/17)
 
Ego Syahrial, saat menjabat sebagai Kepala Badan Geologi, pernah melakukan konsolidasi menghadapi kemungkinan bahaya letusan Gunung Sinabung. Saat itu Ego didampingi Kasbani, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), melakukan pengecekan kesiapsiagaan para pengamat dalam melakukan pemantauan dan penyampaian informasi dan rekomendasi kepada pemerintah daerah.
 
Gunung Sinabung mengawali aktivitasnya pada (28/08/2010) dengan letusan freatik yang diikuti dengan beberapa letusan susulan sampai dengan pertengahan September 2010. Gunung Sinabung kembali meletus pada (15/09/13). Erupsi magmatik Gunung Sinabung berlangsung hingga saat ini dengan dicirikan oleh letusan abu seperti yang terjadi 2 Agustus lalu.

Sumber: Wawan Irawan
<Berita Terkini>