Badan Geologi Lakukan Monitoring Sumur Bor Air Tanah Di Desa Grujugan Kecamatan Larangan, Pamekasan Jawa Timur

Badan Geologi melalui Pusat Airtanah  dan Geologi  Tata Lingkungan memberikan bantuan sumur bor untuk pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat yang bermukim di daerah sulit air diseluruh Indonesia . Hal ini telah dilakukan sejak tahun 2009 hingga 2017. Tahun anggaran 2017 bantuan sumur bor sebanyak 250 titik sedangkan pada tahun anggaran tahun 2018 sebanyak 300 sumur bor dimana jenis sumur bantuan berupa sumur dangkal, sumur eksplorasi, mata air, sumur dalam, sumur bor, dan sarana pengambilan air tanah. Masyarakat yang bermukim di daerah sulit air umumnya memanfaatkan air hujan yang ditampung dalam bak penampungan untuk memenuhi kebutuhannya, beberapa masyarakat lainnya membeli melalui mobil – mobil tangki air.
Air tanah merupakan sumber daya alam yang ketersediannya, mencakup kuantitas maupun kualitas sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan tempat proses pengimbuhan, pengaliran dan pelepasan air tanah tersebut berlangsung pada suatu wadah yang disebut cekungan air tanah. Potensi air tanah khususnya yang memenuhi syarat sebagai kebutuhan air bersih sangat bervariasi tergantung pada adanya lapisan akuifer dan adanya kawasah imbuhan yang memadai, sehingga di beberapa tempat air tanah sulit didapat seperti di Lereng gunung api, kawasan pantai, daerah yang tersusun oleh batu lempung dan daerah kawasan kars atau daerah yang tersusun oleh batu gamping.
Penentuan titik pemboran yang dilakukan oleh Pusat Airtanah dan Geologi Tata Lingkungan bekerjasama dengan Bidang Geologi dan Sumber Daya Mineral (GSDM) Dinas Pertambangan dan Energi Prov. Jawa Timurmelalui penyelidikan menyeluruh berdasarkan Peta Cekungan Air Tanah, sehingga diketahui wilayah – wilayah mana yang masyarakatnya mempunyai sumber air tanah dan yang mengalami kesulitan sumber air.
Sebagaimana diamanatkan dalam UU No.27 Tahun 2004, tentang sumber daya air, Negara wajib memenuhi hak – hak rakyat akan tersedianya air bersih.
Pada kesempatan ini Tim  Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan Badan Geologi, Yuliana dan Risma didampingi  Staf Sub Bagian Humas & Kerjasama melakukan monitoring sumur bor air tanah dengan kedalaman air sumur bor 125 meter dan debit airnya 2 liter/detik di desa Grujugan, Kec.Larangan, Kabupaten Pamekasan Provinsi Jawa Timur dari tanggal 12 s/d 15 Juli 2017. Daerah Pamekasan  Madura Jawa Timur pada tahun 2017 ini, mendapat bantuan sumur bor air tanah sebanyak 9 ( sembilan ) titik sumur bor.
Tujuan dilaksanakannya monitoring permasalahan air tanah ini adalah untuk mengumpulkan data-data tentang permasalahan air tanah di daerah kemudian dianalisis dan diharapkan dapat memberi masukan dan penyelesaian kepada Pemerintah Daerah  serta untuk memantau progres kegiatan di lapangan untuk mendapatkan informasi dan kejadian di lapangan kemungkinan terjadinya kendala teknis dan sosial dan mengecek perkembangan pembangunan sumur bor (rumah sumur bor,genset, rumah genset, bak penampungan). Tim  Monitoring secara  bergantian  melakukan kegiatan ini setiap minggu ke lokasi sumur bor disetiap Provinsi, Kabupaten,Kecamatan dan Desa diseluruh Indonesia.

monitoringsumurborairtanahdidesagrujugankeclarangankabpamekasanprovinsijawatimur
Tim Monitoring Sumur Bor PATGTL, Yuliana dan Risma  mengecek kelancaran akhir debit air secara keseluruhan di  sumur bor di Desa Grujugan, Kel. Larangan Kab. Pamekasan Provinsi Jawa Timur (11/07/2017)


monitoringsumurborairtanahdidesagrujugankeclarangankabpamekasanprovinsijawatimur1
Tim Monitoring PAGTL mengecek kesiapan Genset

Diharapkan bantuan pemberian sumur bor air tanah ini  masyarakat dapat memelihara sarana dan prasarana di Desa Grujugan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan Provinsi Jawa Timur dan sekitarnya.


Pengirim : Lilies Marie 

<Berita Terkini>